Halloween Costume ideas 2015

Dapodik Dan Padamu Negeri Ada Apa Dengan Kemdikbud

Dunia pendataan pendidikan digempur dengan berbagai aplikasi pendidikan yang sama datangnya dari pusat, sejatinya penjaringan datanya sama saja kedua aplikasi yang disediakan pihak kemdikbud namun membuat kerjaan input data bertubi-tubi bagi sekolah padahal data yang diisikan sama saja, bahkan tak ada beda.

Hal ini terlalu dianggap simple oleh pihak pusat, padahal tugas utama guru tupoksi utamanya adalah mendidik dan mengajar kini direpotkan dengan pendataan sekolah yang bermacam aplikasi, tentu saja perlu mengangkat operator sekolah, namun mengangkat OPS ini bukan berarti tanpa masalah, dengan insentif yang kurang jelas, hingga kerjaan yang sama dinput bertubi-tubi pada aplikasi yang berbeda membuat adanya rasa janggal ada apa dengan Kemdikbud, tak bisa kah berkoordinasi antar badan.

Penjaringan Dapodik, Pemanfaatan Tunjangan,BSM/KIP, Rehab,NISN Siswa dsb, seakan sudah lengkap dari menu dan fiture yang diisikan oleh sekolah, lantas data apalagi yang kurang dari sekolah.

Padamu Negeri dengan data isian yang sama, namun dimanfaat kan untuk Calon peserta sertifikasi, Diklat para guru, Verval NRG dan NUPTK...lantas apakah data yang diisikan pihak sekolah berbeda, sama sekali tidak hanya kerjaan isi data saja yang bertubi-tubi.

Beredar kabar padamu negeri tak usah dihiraukan karena secara nyata ini bukan program nasional layaknya Dapodik/Dapodikdas, padamu negeri harapan semua dihapuskan saja, karena disamping datanya sama saja aplikasi berbasis online ini juga sifatnya komersil,

Begitu banyak iklan yang dipenuhi pada web ini, yang entah buat apa? padahal skala kementrian yang sudah anggaran APBN yang menanggungnya, seperti menampakkan ada kegiatan komersil yang dimanfaatkan keuntungannya untuk pribadi atau pihak tertentu.

Menggabungkan Padamu Negeri dan Dapodik Juga bukan solusi yang mudah, seberapa besar perhatian ops akan kesejahteraan sebagai ujung tombak pendataan ini, apakah sama saja namun fiture2nya dipernak pernik untuk ditambah.

Kesimpulannya hapus Padamu Negeri, satukan data saja dengan dapodik, berikan kejelasan akan nasib OPS dan insentifnya agar program pendataan ini bisa berjalan dengan ideal
Loading...

Poskan Komentar

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget