Halloween Costume ideas 2015

Peran TIK Pada Kurikulum Nasional

Semangat kurikulum 2013 mendorong kepada semua guru dapat mengimplementasikan Teknologi Informasi dan Komunikasi kedalam semua mata pelajaran yang diajarkan sehingga akan lebih menyemarakan inovasi pembelajaran di dalam suasana kelas. Kenyataannya belum semua guru sebagai aktor utama pembelajaran dapat mengimplementasikan TIK kedalam pembelajaran yang mendorong peserta didik memanfaatkan TIK dalam pembelajaran, lebih jauh lagi bagaimana bisa mendorong suasana manajemen sekolah berbasis TIK.

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 68 Tahun 2014, memberikan salah satu peran bagi Guru Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dan Guru Keterampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi (KKPI) sebagai pembimbing peserta didik pada SMP/MTs, SMA/MA, SMK/MAK.

Menurut para ahli, bimbingan adalah proses pemberian bantuan kepada individu agar mampu memahami diri dan lingkungannya. Istilah bantuan dalam bimbingan tidak diartikan sebagai bantuan material (seperti uang, hadiah, sumbangan, dan lain-lain), melainkan bantuan yang bersifat menunjang bagi pengembangan pribadi bagi individu yang dibimbing. Bimbingan merupakan suatu proses yang mengandung pengertian bahwa bimbingan merupakan kegiatan yang berkesinambungan, bukan kegiatan seketika atau kebetulan. Dalam proses bimbingan, pembimbing tidak memaksakan kehendaknya sendiri, tetapi berperan sebagai fasilitator perkembangan individu. Dalam bimbingan, yang aktif dalam mengembangkan diri, mengatasi masalah, atau mengambil keputusan adalah individu itu sendiri.
Pada materi pelatihan ini Anda akan mempelajari bimbingan TIK untuk peserta didik dengan beberapa pendekatan yaitu :
Peran TIK Pada Kurikulum Nasional

1. Pelaksanaan program bimbingan TIK bagi peserta didik secara klasikal atau kelompok
2. Pelaksanaan program bimbingan TIK bagi peserta didik secara individual.
A. Pelaksanaan Program Bimbingan TIK Bagi Peserta Didik Secara Klasikal atau Kelompok
1. Pelaksanaan Program Bimbingan TIK Bagi Peserta Didik Secara Klasikal
Salah satu upaya yang dilakukan oleh guru bimbingan TIK dalam rangka membantu membimbing peserta didik adalah dengan memberikan pelayanan bimbingan secara klasikal atau kelompok. Bimbingan klasikal merupakan bimbingan yang dirancang menuntut pembimbing untuk melakukan kontak langsung dengan para peserta didik dikelas secara terjadwal. Pembimbing memberikan bimbingan ini kepada peserta didik. Kegiatan bimbingan kelas ini bisa berupa diskusi kelas atau curah pendapat.

Dari pengertian tersebut disimpulkan bahwa bimbingan klasikal dapat diartikan sebagai bimbingan yang diberikan kepada semua peserta didik.Hal ini menunjukkan

bahwa dalam proses bimbingan progam sudah disusun secara baik dan siap untuk diberikan kepada peserta didik secara terjadwal, kegiatan ini berisikan informasi yang diberikan oleh seorang pembimbing kepada peserta didik secara langsung.
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan pada proses bimbingan TIK secara klasikal yaitu bagaimana perbedaan antara mengajar dan membimbing, apa tujuan dan fungsi membimbing secara klasikal, bagaimana langkah-langkah bimbingan secara klasikal, dan materi apa yang harus disajikan pada bimbingan secara klasikal.

a. Perbedaan Mengajar dan Membimbing
Bimbingan klasikal berbeda dengan mengajar. Bimbingan klasikal memiliki beberapa ketentuan dalam pelaksanaanya. Adapun perbedaannya antara mengajar dan membimbing :
1) Bimbingan klasikal bukanlah suatu kegiatan mengajar atau menyampaikan materi pelajaran sebagaimana mata pelajaran yang dirancang dalam kurikulum pendidikan di sekolah, melainkan menyampaikan informasi yang dapat berpengaruh terhadap tercapainya perkembangan yang optimal seluruh aspek perkembangan dan tercapainya kemandirian peserta didik.
2) Materi bimbingan klasikal berkaitan erat dengan domain bimbingan yaitu bimbingan belajar, pribadi, dan sosial serta aspek-aspek perkembangan peserta didik.
3) Guru mata pelajaran dalam melaksanakan tuganya adalah menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik dan tugas guru bimbingan adalah menyelenggarakan bimbingan TIK yang memandirikan peserta didik

b. Tujuan Membimbing Secara Klasikal
Untuk mencapai sebuah hasil dari proses bimbingan yang diharapkan maka bimbingan yang klasikal harus memiliki tujuan dan fungsi pendidikan. Menurut Downing (Soetjipto dan Kosasai 200: 50) tujuan bimbingan dan fasilitasi di sekolah adalah membantu peserta didik :
1) Mengatasi kesulitan dalam belajarnya, sehingga memperoleh prestasi belajar yang tinggi.
2) Mengatasi terjadinya kebiasaan-kebiasaan yang tidak baik yang dilakukan pada saat proses belajar
3) Mengatasi kesulitan-kesulitan yang berkaitan dengan kelanjutan studi
4) Mengatasi kesulitan – kesulitan yang berhubungan dengan perancangan dan pemilihan jenis pekerjaan setelah mereka lulus

c. Fungsi Membimbing Secara Klasikal
Bimbingan TIK secara klasikal mempunyai berbagai fungsi, antara lain sebagai berikut :
1) Dapat terjadinya interaksi sehingga saling mengenal antara guru bimbingan dengan peserta didik
2) Dapat terjadinya hubungan emosional antara guru bimbingan dengan peserta didik sehingga akan terciptanya hubungan – hubungan yang bersifat mendidik dan membimbing.
Loading...

Poskan Komentar

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget