Halloween Costume ideas 2015
Juni 2015

123
Sekolah Sasaran Pelatihan Kurikulum 2013, Jumlah Sasaran Pelatihan Kurikulum 2013, Catatan: Diambil Database Padamu Negeri SD Kls 3 10,413, SD Kls 6 43,122, Penjas SD, 119, SMP 53,077, SMA/SMK Umum 61,691, SMK Produktif 28,753, Jumlah 197,175

Unit Pelaksana dan Pengelola Pelatihan Kurikulum 2013
Menyusun standar pelatihan, mengkoordinasikan pelatihan,  melatih Narasumber Nasional, monitoring dan pengendalian

Menyiapkan perangkat pelatihan dan melatih Instruktur Nasional dan melaksanakan pelatihan GS
Melaksanakan Pelatihan Instruktur Nasional dan Guru Sasaran
Peran LPMP, P4TK, Dan LPPKS Dalam Implementasi Pelatihan Kurikulum Nasional
Dinas Pendidikan Provinsi/Kab/Kota Usulan Nama dan Berkas, LPMP/P4TK, Seleksi Administrasi calon NS dan IN Usul calon NS dan IN ke Pusat, Pusbangprodik Menerima usulan Calon NS dari LPMP

123
Calon Pendamping adalah Guru, Kepala Sekolah, Pengawas, dan Tim Pengembang Kurikulum,  yang memenuhi kriteria sebagai berikut.
1. Telah mengikuti pelatihan pelaksanaan Kurikulum dan Pembelajaran;
2. Pendidikan sekurang-kurangnya S1/D4, diutamakan di bidang pendidikan;
3. Telah mengajar sekurang-kurangnya 5 tahun;
4. Diutamakan memiliki prestasi akademik;
5. Diutamakan bagi yang memiliki pengalaman sebagai Narasumber/Pendamping/Fasilitator dalam bidang pendidikan;
6. Bersedia melaksanakan pendampingan dengan prosedur dan mekanisme yang
ditetapkan oleh Direktorat terkait;
7.Direkomendasikan oleh atasan/pejabat yang berwenang.

Pola Pendampingan Kurikulum Nasional
Instruktur yang terseleksi, Model ‘on’ dan ‘in’
Lokasi atau Sekolah yang akan Didampingi, Pendekatan In House Training (IHT)

PENYUSUNAN MATERI PENDAMPINGAN
Dinamika Perkembangan Kurikulum
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
Model Pembelajaran (berbasis saintifik)
Penilaian Hasil Pembelajaran
Pendidikan Karakter
Layanan Siswa (Hidden Curriculum), Pembinaan Karakter
Interaksi Sekolah dengan Orangtua
Penggunaan Peralatan Pendidikan (ABE)
Manajemen Sekolah
Budaya Sekolah dan Pencegahan Tindak Kekerasan
Materi Penunjang Direktorat terkait
Rencana Tindak oleh sekolah induk dan sekolah imbas


PENENTUAN PENDAMPING
PELATIHAN PENDAMPING
Dilaksanakan oleh Direktorat
Penyiapan Materi Pelatihan
Jadwal dan Lokasi Pelatihan Pendampingan
Cara PELAPORAN PENDAMPINGAN
Online
Off line

123
Pelatihan guru pada skema kurikulum nasional untuk lanjutan yang koneksinya 4 tahap implementasi kurikulum nasional pada skema pelatihan kurikulum nasional memiliki metode-metode baru. yang nampak di modifikasi pada metode sebelumnya, kita ketahui bersama pada struktur materi pelatihan kurikulum nasional yang pada beberapa hari lalu kami postingkan

Selanjutnya kami akan membahas Skema Pelatihan Guru pada Kurikulum Nasional
a. Konsep Kurikulum 
b. Rancangan Pembelajaran
c. Penilaian, Kajian Buku, Praktik
d. Pembelajaran Terbimbing


Skema Kegiatan Pelatihan Guru Pada Kurikulum Nasional
a. Konsep Kurikulum
Dinamika Perkembangan Kurikulum, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Model Pembelajaran (berbasis  saintifik), Penilaian Hasil Pembelajaran

b. Rancangan Pembelajaran

Panduan telaah RPP, Panduan Penyusunan RPP, Konsep Pendekatan Saintifik, Discovery Learning, Project Based Learning, Problem Based Learning Lembar Kerja

c. Penilaian, Kajian Buku, Praktik
SKL, KI, KD, Buku Siswa, Buku Guru, Panduan Analisis Buku, Lembar Kerja Analisis Buku

d. Pembelajaran Terbimbing
Video Pembelajaran, RPP, Instrumen Penilaian Kinerja Guru,Panduan Peer Teaching

Kurikulum Nasional menghindari ceramah, tetapi  memberikan contoh praktik baik proses pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna dengan mengandalkan diskusi, bekerja, mengevaluasi dan simulasi

Dengan Strategi Pelatihan Guru Kurikulum Nasional
Diskusi, Tanya jawab, Mengamati tayangan video pembelajaran, Presentasi hasil.
Diskusi, Tanya jawab, Kerja kelompok menilai RPP yang dibawa peserta, Presentasi hasil
Diskusi, Tanya jawab, Kerja kelompok analisis buku , Presentasi hasil.
Diskusi, Tanya jawab, Mengamati tayangan video pembelajaran, Observasi peer teaching.


Pola pendampingan Kurikulum Nasional pada tahap selanjutnya yang akan kami bahas, sejauh mana dan seperti apa pendampingan terhadap guru pada kurikulum nasional nanti.
Semoga beramanfaat













123
Pada Pelatihan untuk struktur Kurikulum Nasional kita ingat kembali Perancangan Penilaian Otentik dalam Pembelajaran Tematik Terpadu, Penerapan Pendekatan Saintifik dalam Pembelajaran Tematik Terpadu  Penyusunan RPP,  Program Tahunan dan Program Semester, Pelaporan Hasil Penilaian Pembelajaran dalam Rapor

1.Penilaian Awal
2. Konsep Kurikulum, Dinamika Perkembangan Kurikulum, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP),  Model Pembelajaran (berbasis saintifik), Penilaian Hasil Pembelajaran
3. Perancangan Pembelajaran  dan Penilaian Kajian & Penggunaan  Buku 
Struktur Materi Pelatihan Kurikulum Nasional

4. Mengkaji Buku Guru  dan Buku Siswa (termasuk penggunaannya dengan efektif sebagai SALAH SATU alat belajar pendukung kurikulum) 

5.Praktik 
Pembelajaran Terbimbing, Analisis Video  Pembelajaran, Peer Teaching

6. Penilaian
Akhir

Struktur ini pun akan lebih lengkap dan lebih baik lagi jika nanti pada posting berikutnya tentang bahan materi pada pelatihan guru untuk kurikulum nasional yang secara khusus akan kita bahas pada berita selanjutnya...

123
Strategi pelatihan guru pada Kurikulum Nasional, SD, SMP, SMA, SMK Mapel Umum dan Peminatan SMA cukup signifikan mengalami perubahan yang baik dari pola serta tata cara yang sedikit berbeda pada sebelumnya KTSP 2006 dan Kurikulum 2013.

Prinsip Pelatihan Guru
Meningkatkan Kualitas Proses dan Hasil  Pembelajaran berbasis Kurikulum Nasional
Strategi Pelatihan Guru Pada Kurikulum Nasional

Fun and Meaningful Learning
Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan

Guru Inspiratif
Mampu melakukan pembelajaran kontekstual untuk mengembangkan siswa yang produktif, kreatif, inovatif, afektif

Dengan metode pelatihan guru baik TOT,Guru sasaran dan berbagai metode yang bakal diterapkan diyakin Kurikulum Nasional ini akan komprehensif dirasakan bagi semua kalangan pendidik, terutama tentang metode mengajar, cara belajar serta buku-buku yang mudah di pelajari siswa, hal ini sangatlah berbeda jika kita lihat pada cara pelatihan guru untuk kurikulum sebelumnya

123
Revisi Buku Kurikulum 2013 ke Kurikulum Nasional, Kls I, II, IV, V, VII, VIII, X, dan XI (Hasil Revisi akan disampaikan dalam bentuk suplemen) Buku Pendidikan Agama Islam Kelas X dan XI untuk sekolah Rintisan akan diganti dengan  buku hasil revisi tahun 2015, pada tahap awal tak banyak perubahan atau revisi Buku Kurikulum Nasional, namun pada sisi lain patut kita cermati Buku-Buku Kurikulum 2013 yang bakal direvisi untuk Kurikulum Nasional nanti

Penyusunan Buku Tahun pelajaran 2014/2015 untuk Sekolah Rintisan Tahun 2015/2016
Kls III, VI, IX, dan XII (Penyusunan buku sudah selesai)
Sedang dilakukan proses lelang oleh Direktorat terkait
Revisi Buku Kurikulum Nasional Penggunaan di Sekolah Rintisan di  2015/2016

Mekanisme Pengadaan Buku Tahun 2015 
Buku Kelas III, VI, IX, dan XII Dibuat oleh Puskurbuk
Puskurbuk menentukan Spesifikasi Buku
Berdasarkan Spesifikasi Buku, Panitia Lelang menghitung Harga Perkiraan Sendiri (HPS)
Berdasarkan HPS, Direktorat terkait melakukan lelang kepada Percetakan
Percetakan mencetak dan mendistribusikan buku ke sekolah Rintisan
Sekolah Mandiri mengadakan buku secara mandiri

123
Materi kita berlanjut untuk pembahasan Kurikulum Nasional yang bakal diterapkan, pada sebelumnya kami telah membahas 4 tahap implementasi kurikulum nasional kemudia yang masih bingung dengan baca Kurikulum Nasional Bagaimana bentuknya kali kesempatan ini kami akan melanjutkan Revisi Prinsip Penilaian pda kurikulum

Berdasarkan Permendikbud No. 160/2014 dan Surat Edaran Bersama Dirjen Dikdas dan Dirjen Dikmen No. 233/C/KR/2015; Sekolah Rintisan adalah sekolah yang sudah melaksanakan K13 selama 3 Semester (Semester keempat) sesuai data pokok yang diberikan sekolah pada awal pelaksanaan
Sekolah yang baru melaksanakan 1 Semester (26 sekolah) diizinkan melanjutkan mengimplementasikan K13 melalui Keputusan BAN-SM Tahap 1 (untuk kepentingan pengimbasan dan implementasi bertahap)

Cara Penilaian pada Kurikulum Nasional
Dilakukan oleh Pendidik selama dalam Proses Pembelajaran dan Akhir Pembelajaran;
Tujuan Penilaian: Penekanan pada:
Formatif (Membentuk Karakter dan Perilaku, Menjadikan Pembelajar Sepanjang Hayat – To Drive Learning, Terampil),
Revisi Prinsip Penilaian Kurikulum Nasional Untuk Tahun Pelajaran 2015/2016

Diagnostik (Melihat Perkembangan Siswa Dan Feedback-koreksi Pembelajaran),
Sumatif (Mengukur Capaian yang didapat oleh Siswa dari Hasil Belajar);

Ranah yang Dinilai Tidak Hanya Pengetahuan dan Keterampilan, melainkan juga Sikap;
Proses Penilaian: Lebih Sederhana, Terjangkau untuk Dilakukan, Tidak Menjadi Beban bagi Guru/Siswa, tetapi Tetap Mengutamakan Prinsip dan Kaidah Penilaian;
Penilaiaan Mencakup:
Penilaian Formatif (Formative Assessment): Titik Berat pada Proses, Hasilnya Menjadi Umpan Balik dalam Perbaikan Pembelajaran,
Penilaian Sumatif (Summative Assessment): Titik Berat pada Tingkat Capaian Hasil Pembelajaran;
Penilaian yang Dilakukan Tidak Hanya “Assessment Of Learning” melainkan juga “Assessment For Learning”, dan “Assessment As Learning”.

ditunggu berita pembahasan kami selanjutnya tentang kurikulum nasional

123
Aplikasi Data Pendidikan Buat Trauma Sekolah
Data pendidikan menentukan fakta nyata suatu Sekolah di kancah Dunia pendidikan. Karena itu, desainnya pun harus mampu menonjolkan kekuatan, keakuratan dan keefisien nan suatu aplikasi untuk menjaring data yang multi fungsi.

Para Operator Sekolah dan Guru Menilai , dalam berjalannya beberapa tahun input data pendidikan melalui mekanisme pengiriman data online, Sekolah menjadi bingung data, galau data. Ini sebab dualisme pendataan yang intinya datanya sama saja,

"Misalnya, guna untuk menjaring data calon sertifikasi maka kita harus menggunakan Padamu Negeri, si padamu sendiri pun walau pemanfaatan data untuk calon peserta sertifikasi, anehnya hingga sarpras dan siswa pun minta di input kan... Jangan sampai Sekolah terjebak sebagai wadah ribut data padahal Tupoksi utama bagi guru disekolah itu hanya bagian kecil saja, tetapi pendataan ini tentunya tidak menyusahkan, aplikasi dibuat untuk memudahkan, untuk berkembang kemampuan TIK dengan akurasi data yang paling baik,"

Di sisi lain, banyak kritik belum maksimalnya data pendidikan di Indonesia. Seharusnya, data pendidikan dapat menjadi wadah kemudahan bukan tumpuk data timpuk data pada aplikasi yang berbeda-beda walau datanya sama saja...

Desain data pendidikan, idealnya dibentuk sebagai sarana pemberdayaan manusia. Selain itu, efektif dan efisien, memahami kondisi nyata kenyataan dilapangan.

Indonesia butuh data pedidikan yang berkualitas, aplikasi penjaringan data pun juga harus berkualitas efektif dan efisien

123
NUPTK atau nomor unik pendidik dan tenaga kependidikan menjadi penting saat ini pasalnya NUPTK ini seperti layaknya identitas resmi seorang guru atau tenaga kependidikan dari pusat yang secara jelas bahwa bersangkuta diakui keberadaannya sebagai guru atau tenaga kependidikan.

Peranan NUPTK saking pentingnya jadi acuan berbagai macam tunjangan untuk guru, dari tunjangan sertifikasi, fungsional hingga bantuan kualifikasi akademik semua didasarkan pada NUPTK nya, tanpa NUPTK jangan berharap untuk mendapat tunjangan tersebut.

Banyak rekan guru yang sudah mengerti namun banyak pula yang belum memiliki menjadikan cara untuk mendapatkan NUPTK ini tidaklah mudah, jika berstatus guru honor biasa disekolah negeri baru saja mengajar jangan bermimpi untuk segera mendapatkan NUPTK, sebaliknya yang lama pun sudah mengajar bukan berarti sangat mudah.

Banyak syarat dan ketentuan yang harus dilalui untuk mendapatkan NUPTK ini, berbagai SK dan bukti bahwa yang bersangkutan memang aktif mengajar dan terdata ideal untuk disebut guru yang telah lama mengabdi serta layak mendapatkan tunjangan, atas kinerjanya sesuai ketentuan dan masa kerja serta taat dan disiplinnya yang patut diteladani.

NUPTK saa ini menjadi persoalan penting, dari berbagai tunjangan, bantuan serta lainnya bagi seorang guru didasari dengan Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan.

123
Pada proses penerapan kurikulum nasional disemua sekolah dan semua kelas untuk perbaikan kurikulum 2013 pada ragam model pengembangan kapasitas sekolah secara reguler berbasis kompetensi dan konteks wilayah persiapan sekolah rintisan termasuk didalam nya pengembangan daerah holistik dala lingkup 3T.

Pada bulan Juli 2015 hingga Juli 2016 94 persen Sekolah menggunakan KTSP 2006
Kurikulum 2013 dan perbaikannya, hinga berlanjut pada Juli 2016 hingga juli 2017, 75 Persen KTSP 15 Persen K13 dan dan 10 persen Kurikulum 2013 semua kelas.
Tahap Implementasi Kurikulum Nasional

Penerapan kurikulum Nasional ini akan sepenuhnya pada tahun 2021 sepenuhnya disini yang kami maksud adalah semua kelas telah melaksanakan kurikulum nasional.

Pada data sekolah rintisan tahun 2015, kurang lebih 16.991 pada semua jenjang hal ini mengacu permendikbud no 160 tahun 2014, Sekolah rintisan yang dimaksud adalah sekolah yang melaksanakan kurikulum 2013 sudah tiga semester.

Mekanisme pengadaan buku Kurikulum Nasional tahun 2015.
Buku Kelas III, VI, IX dan XII dibuat oleh Puskurbuk, Puskurbuk menentukan spesifikasi buku.
Direktorat terkait akan melakukan lelang terhadap percetakan, percetakan mendistribusikan ke sekolah rintisan, sekolah mengadakan buku secara mandiri

Pada Proses selanjutnya pada Bimtek,TOT,sosialisasi akan dilakukan secara terjadwal.
Tunggu info kami pada berita selanjutnya


123
Menghitung atau mengubah nilai yang didapat dari seorang guru berdasarkan kurikulum yang berlaku memang tak cukup mudah, pada masa transisi saat ini Kurikulum 2013 dan Kurikulum KTSP begitu membingungkan tak cukup hanya materi yang berubah namun cara penilaian juga ikut-ikutan berubah.

Pada Kurikulum tingkat satuan pendidikan tahun 2006 atau (KTSP 2006) kita tak mengenal penilaian sikap, juga pada KTSP nilainya cenderung puluhan 0-100 berbeda pada Kurikulum 2013/Kurikulum Nasional, ada tiga aspek sikap, keterampilan, pengetahuan, nah bagaimana jika semisal kita punya nilai Kurikulum 2013 namun perintah atasan kembali ke KTSP, bagaimana cara konversi nya atau merubah dari Kurikulum 2013 ke KTSP.

Aplikasi excel yang sudah dirumus otomatis ini mampu menjawabnya, kami namakan aplikasi konversi nilai Kurikulum 2013 ke KTSP. cara menggunakannya cukup mudah. lihat tampilan berikut:
Aplikasi Konversi Nilai Kurikulum 2013 ke KTSP 2006
Perhatikan cara kami menggunakan aplikasi ini, sangat mudah jika Bapak/Ibu memahami, hanya saja dapat kita ketahui bersama tak ada akumulasi nilai sikap untuk KTSP jadi hanya persoalan nilai keterampilan dan pengetahuan yang kita lakukan perubahan pada nilai untuk jadi nilai KTSP 2006,

Sangat mudah digunakan, user friendly tak usah diragukan kemampuan aplikasi ini karena telah banyak dipakai para guru.

Silahkan bagi yang berminat kami sediakan link unduhan dibawah.
Download Aplikasi Konversi Nilai Kurikulum 2013 ke KTSP 2006


123
Media pembelajaran adalah salah satu sarana untuk mendukung proses kegiatan belajar mengajar, Media pembelajaran sendiri tak melulu hanya berbasis TIK dengan benda-benda dilingkungan sekitar pun jika ingin membuatnya amatlah mudah bagi yang mau kreatif.

Media pembelajaran kami bagikan kali ini berbasis TIK karena di dunia maya ini lebih mudah dibagikan yang berbasis TIK, nah pada kelas 6 SD kita mengajarkan pada peserta didik tentang bagaimana mengenal ciri-ciri makhluk hidup, agar memudahkan saja kami berbagi media pembelajaran yang berbasis power point (PPT)

Pada media pembelajaran ini kita mengajak siswa memahami ciri-ciri makhluk hidup serta kebutuhanya, agar dikemudian hari anak didik kita mengetahui, cara mengetahui dengan mudah belajarnya kami bagikan media pembelajaran IPA Kelas VI SD
Media Pembelajaran IPA SD Ciri-Ciri Makhluk Hidup
Ciri-ciri makhluk hidup, salah satunya jelas bernafas, memerlukan makanan,bergerak, tumbuh,berkembang biak, menerima dan menanggapi rangsang, manusia dan binatang serta tumbuhan memiliki unsur tersebut.

Bapak Ibu bisa menggunakan media ini pada saat materi tersebut diajarkan pada kelasnya dan semoga aplikasi ini sangat bermanfaat itu harapan kami semua.

Bagaimana cara menggunakan media pembelajran ini silahkan di unduh pada link dibawah ini.

Download Media Pembelajaran SD



123
Teachers Say Message For You
The ability of a teacher even able to change the world and the country if properly maximized, Guru who has duties and functions to educate and teach true but sometimes it weighs very heavy task iknum only a handful of teachers who have them.
Of the administrative class, the learning, the correction value of the student, structuring and counseling to students is also the task of the teacher, but the civil authorities state that this one also has kesibukkan on other things that the data online education.
Maximizing teacher performance was incredible, but unfortunately not comparable with dimiliknya welfare, teachers preoccupied with the administration in order to get benefits.
Teachers also the one who is always so patokkan progress and setback human resources, actually felt a heavy weight but again the extent of the government's attention.
Seems still far from the actual fire, but this is the reality for a teacher, education dogged by problems, not to mention we're talking quality of teachers is increasing. whereas government programs has always spur teachers to continuously improve their competence.
This article only as a reference for fellow teacher, do not be discouraged and was the best teacher, and may be useful for us all.


Me as a writer is also a teacher but learning is what remains relentless and we must do, regards education

123
Tak lama lagi kita menyongsong tahun pelajaran baru 2015/2016 sejauh mana persiapan bapak ibu pastinya sudah terbiasa dalam tahun ajaran baru kita akan melakukan apa, dari perangkat pembelajaran, media pembelajaran hingga kita akan bertemu siswa-siswa baru nantinya.

Saya hadirkan aplikasi absensi siswa yang berbentuk excel, niat hati sekali lagi hanya ingin berbagi semoga bermanfaat bagi rekan-rekan pendidik semua, aplikasi Ms.Excel Visual basic ini memiliki keiistimewaan tak hanya fiturenya yang komplit dan simple cara menggunakannyapun sangat mudah untuk kita pakai dalam penginputan absensi siswa pada tiap bulannya.

Bapak/Ibu hanya perlu menginputkan nama siswa, pada kelas masing-masing, berukuran sekitar 70 kb menjadikan aplikasi ini sangat ringan tidak memenuhi kouta memory milik bapak ibu.
Download Aplikasi Absen Siswa Tahun Pelajaran 2015/2016

Isikan nama sekolah, alamat sekolah, kelas, semester dan nama guru kelas serta nama kepala sekolah. karena aplikasi ini hanya satu kali input biodata tersebut akan langsung otomatis sampai pada halaman cetak.

Pada tiap bulannya kita melakukan absen tinggal kita list apabila berhadir kasih tanda titik, jika sakit kode S dan Ijin I serta alfa maka sebagaimana biasa dengan huruf A.

Aplikasi absen ini pun menyajikan rekap data, grafik absen hingga bisa di print. mantap bukan....jika berminat silahkan unduh pada link dibawah.

Download Aplikasi Absensi Siswa Tahun Pelajaran 2015/2016

123
Sebagai seorang pendidik atau guru pada sekolah dasar atau smp bahkan SMA sekalipun dalam proses kegiatan belajar mengajar tak bisa ditutupi untuk meningkatkan semangat belajar para siswanya maka perlunya kreatifitas pembuatan media pembelajaran, baik berbentuk animasi flash, slide show powerpoint dan sebagainya.

Berbagai cara untuk membuat kartun animasi untuk media pembelajaran salah satunya aplikasi yang digunakan secara nyaman dan tak banyak fiture tool yang membingungkan si pembuat, kami perkenalkan aplikasi-aplikasi pembuatan video kartun media pembelajaran.

1. Windows Movie Maker..aplikasi ini banyak digemari sangat mudah digunakan dari gambar hingga menjadi slide dan bisa diisi lagu serta dengan efek transisi yang sangat mantap, silahkan search di goggle.

2. Ispring berbentuk kuis dan kinetik dalam membuat e-book, aplikasi ini banyak di jumpai saat  ini, para guru dengan mudahnya membuat tanya jawab dan soal digital baik pilihan menjodohkan hingga multi choice serta uraian

3. Auto Play, sejenis power point namun berbentuk flash murni tanpa harus kemana-mana lagi mengkonversi hasilnya. sangat nyaman dan aman.

4. Power Point aplikasi ini siapa yang tak mengenalnya, paling tenar sejagat raya, mudah digunakan dan so pasti bisa digunakan membuat animasi kartun ditambah aplikasi ini satu paket dalam Microsoft.
Cara Membuat Kartun Media Pembelajaran

5. Sparkol, aplikasi ini sangat baru, video berbentuk MP4 denga kualitas yang sangat baik serta tampilan yang tak kalah menariknya mejadikan gambar serta panduan didalam nya menjadi hidup dan nyaman digunakan, hasilnya pun layaknya seorang profesional yang membuatnya.

Itulah tadi beberapa aplikasi dalam membuat media pembelajaran, animasi kartun dan flash yang mungkin bisa dijadikan referensi untuk membuat media pembelajaran dengan kartun.
Silahkan semua bertebaran didunia maya, bapak ibu bisa search di google, semoga kreatifitasnya bisa tersalurkan. amin

123
Dunia pendataan pendidikan digempur dengan berbagai aplikasi pendidikan yang sama datangnya dari pusat, sejatinya penjaringan datanya sama saja kedua aplikasi yang disediakan pihak kemdikbud namun membuat kerjaan input data bertubi-tubi bagi sekolah padahal data yang diisikan sama saja, bahkan tak ada beda.

Hal ini terlalu dianggap simple oleh pihak pusat, padahal tugas utama guru tupoksi utamanya adalah mendidik dan mengajar kini direpotkan dengan pendataan sekolah yang bermacam aplikasi, tentu saja perlu mengangkat operator sekolah, namun mengangkat OPS ini bukan berarti tanpa masalah, dengan insentif yang kurang jelas, hingga kerjaan yang sama dinput bertubi-tubi pada aplikasi yang berbeda membuat adanya rasa janggal ada apa dengan Kemdikbud, tak bisa kah berkoordinasi antar badan.

Penjaringan Dapodik, Pemanfaatan Tunjangan,BSM/KIP, Rehab,NISN Siswa dsb, seakan sudah lengkap dari menu dan fiture yang diisikan oleh sekolah, lantas data apalagi yang kurang dari sekolah.

Padamu Negeri dengan data isian yang sama, namun dimanfaat kan untuk Calon peserta sertifikasi, Diklat para guru, Verval NRG dan NUPTK...lantas apakah data yang diisikan pihak sekolah berbeda, sama sekali tidak hanya kerjaan isi data saja yang bertubi-tubi.

Beredar kabar padamu negeri tak usah dihiraukan karena secara nyata ini bukan program nasional layaknya Dapodik/Dapodikdas, padamu negeri harapan semua dihapuskan saja, karena disamping datanya sama saja aplikasi berbasis online ini juga sifatnya komersil,

Begitu banyak iklan yang dipenuhi pada web ini, yang entah buat apa? padahal skala kementrian yang sudah anggaran APBN yang menanggungnya, seperti menampakkan ada kegiatan komersil yang dimanfaatkan keuntungannya untuk pribadi atau pihak tertentu.

Menggabungkan Padamu Negeri dan Dapodik Juga bukan solusi yang mudah, seberapa besar perhatian ops akan kesejahteraan sebagai ujung tombak pendataan ini, apakah sama saja namun fiture2nya dipernak pernik untuk ditambah.

Kesimpulannya hapus Padamu Negeri, satukan data saja dengan dapodik, berikan kejelasan akan nasib OPS dan insentifnya agar program pendataan ini bisa berjalan dengan ideal

123
Keterangan dalam pengembangan diri sangat penting bagi guru-guru dalam unsur angka kredit pengembangan diri, namun dalam fungsinya tentunya harus diberi keterangan jelas bahwa yang bersangkutan aktif KKG dari pengelola KKG dan UPT setempat agar validasi dan data akurasi diakui, berikut Contoh
Keterangan aktif KKG Dalam Pengembangan Diri

SURAT KETERANGAN AKTIF KKG
Nomor  :025 /KKG-R1 Jaro/5/2015

Yang bertanda tangan  dibawah ini :
Nama                   : DENI RANOPTRI, S. Pd
NIP.                    : 19831103201101 1 007
Pangkat/Gol        : Pengatur Muda Tk I/II-b
Jabatan                : Ketua Kelompok Kerja Guru Rayon 1 Jaro
Unit Kerja           : SD Negeri 2 Garagata

Dengan ini menerangkan bahwa :

Nama                     : DENI RANOPTRI, S.Pd
NIP.                        : 19831103 201101 1 007
Pangkat/Gol          : Pengatur Muda Tk I/II-b
Jabatan                    : Guru Kelas
Unit kerja                : SD Negeri 2 Garagata

Telah aktif mengikuti kegiatan kelompok kerja guru (KKG Rayon 1 Jaro) sejak tahun 2012, sampai dengan sekarang.
Demikian Surat Keterangan Aktif  ini dibuat dengan sesungguhnya, untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.

123
Selama menjadi pendidik saya selalu mengingat bagaiman masa kurikulum 2013 yang lalu terkesan penuh keterdesakkan, secara mendadak pemerintah pusat memberlakukan kurikulum yang sifatnya masih karbitan,

Pada akhir tahun pemerintahan berganti eranya Jokowi-JK dengan berbagai kebijakan baru, hadir sang menteri pendidikan yang punya pemikiran yang sama seperti apa yang guru rasakan saat itu, terlalu terdesak, materi terlalu banyak, banyak muatan kurikulum yang masih belum sesuai namun terkesan dipaksakan saat itu.
Analisis ini juga dilakukan Kementrian yang akhirnya memutuskan untuk menghentikan sementara kurikulum 2013 hingga batas waktu yang ditentukan pada peraturan tersebut.

Penghentian k13 ini sifatnya hanya sementara menunggu proses pembenahan dan perbaikan dari buku serta materi-materi yang dianggap rumit bagi guru, hal ini tidak lah mudah bagi kementrian untuk melakukannya, banyak kajian dan analisis yang mendalam untuk perubahan itu dan kembali menyusun anggaran pendidikan dalam pembenahan ini.
Kurikulum Nasional Bagaimana Bentuknya

Beredar kabar nama kurikulum 2013 akan digantikan kurikulum nasional kedepannya nanti, bagaimana pula bentuknya tanya seorang guru apa mungkin lebih rumit dari sebelumnya dari materi hingga cara penilaiannya?

Sejauh ini kabar demi kabar nampak terjawab bahwa indikasi lahirnya kurikulum baru namanya ini, memuat struktur materi yang disederhanakan dari materi kurikulum 2013.

bisa diartikan Kurikulum Nasional jauh lebih mudah dibanding seniornya yang telah gagal

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget